Model Penyelesaian Tindak Pidana Penebangan Hutan Mangrove Melalui Hukum Adat di Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau

Penulis

  • Erdianto Fakultas Hukum Universitas Riau
  • Ferawati Fakultas Hukum Universitas Riau
  • Imam Aliani Putra Fakultas Hukum Universitas Riau

Kata Kunci:

Hukum Adat, Penebangan Hutan Bakau Ilegal, Tindak Pidana

Abstrak

Hutan Mangrove berperan dalam menjaga dan melestarikan kehidupan flora dan fauna yang hidup di pantai. Tindak pidana penebangan hutan Mangrove yang terjadi di Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir ini kerap dilakukan oleh masyarakat setempat secara berkala dan ilegal. Metode yang digunakan dalam penulisan ini berupa yuridis-sosiologis. Penyelesaian tindak pidana penebangan hutan Mangrove di Mandah ini biasanya diselesaikan dengan diterapkannya hukum adat, karena Mandah merupakan daerah terpencil yang jauh dari akses ke peradilan formal, dengan biaya yang tinggi (alat transportasi menggunakan transportasi laut) serta terbatasnya jangkauan layanan kepolisian menjadikan hukum adat lebih efektif digunakan dibanding hukum formal.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-11-28

Cara Mengutip

Erdianto, Ferawati, & Putra, I. A. (2021). Model Penyelesaian Tindak Pidana Penebangan Hutan Mangrove Melalui Hukum Adat di Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(11), 980–994. Diambil dari https://www.rewangrencang.com/ojs/index.php/JHLG/article/view/75